Biografi MUH. SAMSUL HUDA

Hidup di kota apalagi di tanah rantau sangat memaksa kita untuk dapat bertahan hidup, dalam hal ini saya mulai menginjak kota Palu sejak tahun 2009, dimana saya mulai bersekolah di SMKN 4 Palu, dimana pada tahun itu keadaan keluarga bisa di katakana mengalami kemrosotan dari segi perekonomian, karena saya anak petani dari penghasilan Kakao, yang mana pada saat itu buah kakao mengalami kerusakan, dan kita beralih dengan menanam sawit, alhasil sebelum sawit siap panen yaitu berkisar 6 Tahun orang tua saya bekerja sebagai tukang bangunan demi memenuhi kebutuhan keluarga yang gajinya hanya 60rb/hari menghidupi 3 orang anak dan 1 Istri itupun belum tentu tiap hari bekerja. akan tetapi saya sudah terlanjur berada dalam dunia pendidikan yang sangat mustahil untuk meninggalkannya.
Dengan biaya 50.000-100.000/bulan mungkinkah kita bertahan hidup ? tetapi itu tidaklah mustahil karena saya sudah menjalaninya, untung saja pada saat itu saya tinggal di asrama yang tanpa ada pungutan biaya, untuk bisa makan saya biasa membantu Ibu Asrama yang biasa sibuk, karena dengan itu biasa saya di beri makan yang mustahil saya memasaknya. Saya harus rela makan apa adanya demi menuntut Ilmu, dan itu membuahkan hasil saya selalu mendapatkan peringkat sehingga mendapat kesempatan untuk mendapatkan beasiswa Super Smart, selama saya sekolah saya hanya membayar SPP 6 Bulan, selain itu semua di biayai oleh beasiswa. Dan saya sempat bekerja di Warung makan dengan gaji 400rb/bln.
Setelah lulus saya tidak melanjutkan kuliah, karena kasihan dengan perekonomian keluarga, olehnya saya bekerja bangunan dan lantas mengkredit motor selama 2 Tahun, namun saya tidak terlalu beruntung di bangunan karena kepala proyek lari dari tanggung jawab, sementara saya harus membayar angsuran motor, maka dengan berat hati harus meminta bantuan orang tua, tetapi 1 mnggu setelahnya Kambing peliaraan saya di kampung laku terjual sehingga bisa mengganti uang Ortu.
Selepas kerja bangunan saya mencoba keberuntungan dengan ikut berjualan bakso dengan gaji 800rb, kemudian pindah lagi di warung Mia yam dengan gaji 900rb, sedangkan angsuran yang harus saya bayar 665rb, di Mie Ayam hanya bertahan 3 bulan karena warung sepi dan akhirnya saya pindah ke Café disitu saya di bagian Kitchen lantas naik ke Barista (meracik kopi) disini saya di gaji awal 785rb/bln, sementara kos 125rb/bln dan cicilan 665rb/bln, sehingga tak jarang saya makan dengan nasi krupuk dan nasi garam.
Setelah saya selesai membayar cicilan motor lantas mulai terbesit dalam pikiran untuk kuliah walau saya telah menganggur selama 3 Tahun, maka mendaftarlah saya di IAIN Palu, selama 2 semester saya bekerja sambil kuliah, dan tempat kerja saya tutup, akhirnya saya harus memutar otak untuk mendapatkan penghasilan sampingan agar saya tetap kuliah dengan tidak membebani orang tua, maka saya mulai berjualan aksesoris handphone dengan system oper tangan atau bahasa kerennya makelar, jadi saya menjual aksesoris handphone melalui facebook, saya menjual barang milik orang lain dengan keuntungan 5rb-10rb/ item. Bisnis ini tidak berlangsung lama karena banyaknya pesaing yang menawarkan harga murah karena mereka memiliki modal untuk ambil partai.
Saya beralih lagi ke CUG (Closed User Groub) yang merupakan program dari Telkomsel yang mana dengan biaya 10rb/bulan kita bisa nelpon dan sms unlimited sebulan ke nomer yg se-komunitas, bisnis ini saya jalani hingga sekarang, kemudian tidak sampai disitu saya mempelajari Hardware handphone dengan membuka jasa penggantian LCD dan Touch Screend, namun saya tidak puas sampai disitu, saya mempelajari mengenai Laptop, mulai bongkar laptop hingga menginstal Soft ware laptop, hingga sekarang saya membuka penginstalan Laptop dengan biaya 40rb. Tidak puas disitu saya juga mempelari software perangkat Hand Phone, semua ini saya lakukan murni karna Otodidak yang di bantu oleh Om Google dan pakde Youtube.
Hingga sekarang usaha yang bisa saya geluti adalah :
1. Jasa Aktifasi CUG
2. Jasa Instal Laptop
3. Flashing Handphone Android
4. Bootlop (kancing di logo)
5. Ganti LCD/TS
6. Membuat undangan
7. Tiket seminar, panflet, piagam dll
8. Jual beli online (srabutan, halal dan menghasilkan uang)
Dengan ini saya membuat sebuah Logo WHONK_SYAM Solution
Dengan usaha sampingan ini Alhamdulillah bisa membantu biaya kuliah saya, bahkan sudah 2 kali saya membayar SPP dengan hasil kringat sendiri, dan selama ini saya meminta uang kepada orang tua saat mendesak dan uang wajib bulanan (Bayar Kos), biaya yang biasa orang tua keluarkan tiap bulan kurang dari 1 juta (keadaan Normal) terkadang 500rb termasuk uang kos dan terkadang hanya uang kos saja yang saya minta.
MOTTO dalam hidup saya adalah selagi kita masih bisa berdiri di atas kaki sendiri untuk apa kita merangkak di kaki orang lain.
SEKIAN TERIMAKASIH.
Hidup di kota apalagi di tanah rantau sangat memaksa kita untuk dapat bertahan hidup, dalam hal ini saya mulai menginjak kota Palu sejak tahun 2009, dimana saya mulai bersekolah di SMKN 4 Palu, dimana pada tahun itu keadaan keluarga bisa di katakana mengalami kemrosotan dari segi perekonomian, karena saya anak petani dari penghasilan Kakao, yang mana pada saat itu buah kakao mengalami kerusakan, dan kita beralih dengan menanam sawit, alhasil sebelum sawit siap panen yaitu berkisar 6 Tahun orang tua saya bekerja sebagai tukang bangunan demi memenuhi kebutuhan keluarga yang gajinya hanya 60rb/hari menghidupi 3 orang anak dan 1 Istri itupun belum tentu tiap hari bekerja. akan tetapi saya sudah terlanjur berada dalam dunia pendidikan yang sangat mustahil untuk meninggalkannya.
Dengan biaya 50.000-100.000/bulan mungkinkah kita bertahan hidup ? tetapi itu tidaklah mustahil karena saya sudah menjalaninya, untung saja pada saat itu saya tinggal di asrama yang tanpa ada pungutan biaya, untuk bisa makan saya biasa membantu Ibu Asrama yang biasa sibuk, karena dengan itu biasa saya di beri makan yang mustahil saya memasaknya. Saya harus rela makan apa adanya demi menuntut Ilmu, dan itu membuahkan hasil saya selalu mendapatkan peringkat sehingga mendapat kesempatan untuk mendapatkan beasiswa Super Smart, selama saya sekolah saya hanya membayar SPP 6 Bulan, selain itu semua di biayai oleh beasiswa. Dan saya sempat bekerja di Warung makan dengan gaji 400rb/bln.
Setelah lulus saya tidak melanjutkan kuliah, karena kasihan dengan perekonomian keluarga, olehnya saya bekerja bangunan dan lantas mengkredit motor selama 2 Tahun, namun saya tidak terlalu beruntung di bangunan karena kepala proyek lari dari tanggung jawab, sementara saya harus membayar angsuran motor, maka dengan berat hati harus meminta bantuan orang tua, tetapi 1 mnggu setelahnya Kambing peliaraan saya di kampung laku terjual sehingga bisa mengganti uang Ortu.
Selepas kerja bangunan saya mencoba keberuntungan dengan ikut berjualan bakso dengan gaji 800rb, kemudian pindah lagi di warung Mia yam dengan gaji 900rb, sedangkan angsuran yang harus saya bayar 665rb, di Mie Ayam hanya bertahan 3 bulan karena warung sepi dan akhirnya saya pindah ke Café disitu saya di bagian Kitchen lantas naik ke Barista (meracik kopi) disini saya di gaji awal 785rb/bln, sementara kos 125rb/bln dan cicilan 665rb/bln, sehingga tak jarang saya makan dengan nasi krupuk dan nasi garam.
Setelah saya selesai membayar cicilan motor lantas mulai terbesit dalam pikiran untuk kuliah walau saya telah menganggur selama 3 Tahun, maka mendaftarlah saya di IAIN Palu, selama 2 semester saya bekerja sambil kuliah, dan tempat kerja saya tutup, akhirnya saya harus memutar otak untuk mendapatkan penghasilan sampingan agar saya tetap kuliah dengan tidak membebani orang tua, maka saya mulai berjualan aksesoris handphone dengan system oper tangan atau bahasa kerennya makelar, jadi saya menjual aksesoris handphone melalui facebook, saya menjual barang milik orang lain dengan keuntungan 5rb-10rb/ item. Bisnis ini tidak berlangsung lama karena banyaknya pesaing yang menawarkan harga murah karena mereka memiliki modal untuk ambil partai.
Saya beralih lagi ke CUG (Closed User Groub) yang merupakan program dari Telkomsel yang mana dengan biaya 10rb/bulan kita bisa nelpon dan sms unlimited sebulan ke nomer yg se-komunitas, bisnis ini saya jalani hingga sekarang, kemudian tidak sampai disitu saya mempelajari Hardware handphone dengan membuka jasa penggantian LCD dan Touch Screend, namun saya tidak puas sampai disitu, saya mempelajari mengenai Laptop, mulai bongkar laptop hingga menginstal Soft ware laptop, hingga sekarang saya membuka penginstalan Laptop dengan biaya 40rb. Tidak puas disitu saya juga mempelari software perangkat Hand Phone, semua ini saya lakukan murni karna Otodidak yang di bantu oleh Om Google dan pakde Youtube.
Hingga sekarang usaha yang bisa saya geluti adalah :
1. Jasa Aktifasi CUG
2. Jasa Instal Laptop
3. Flashing Handphone Android
4. Bootlop (kancing di logo)
5. Ganti LCD/TS
6. Membuat undangan
7. Tiket seminar, panflet, piagam dll
8. Jual beli online (srabutan, halal dan menghasilkan uang)
Dengan ini saya membuat sebuah Logo WHONK_SYAM Solution
Dengan usaha sampingan ini Alhamdulillah bisa membantu biaya kuliah saya, bahkan sudah 2 kali saya membayar SPP dengan hasil kringat sendiri, dan selama ini saya meminta uang kepada orang tua saat mendesak dan uang wajib bulanan (Bayar Kos), biaya yang biasa orang tua keluarkan tiap bulan kurang dari 1 juta (keadaan Normal) terkadang 500rb termasuk uang kos dan terkadang hanya uang kos saja yang saya minta.
MOTTO dalam hidup saya adalah selagi kita masih bisa berdiri di atas kaki sendiri untuk apa kita merangkak di kaki orang lain.
SEKIAN TERIMAKASIH.